Sabtu, 24/09/2011 16:20 WIB
Kapal 'Lentera Bangsa' Belum Bisa Didatangi 2 Hari Pasca Kebakaran
Jakarta - Asap hitam yang sempat mengepul dari Kapal 'Lentera Bangsa' yang disewa PT CNOOC setelah kebakaran sudah tidak ada lagi. Namun tidak serta merta kapal tersebut sudah bisa didatangi untuk dicek.
"Tadi kami BP Migas dan pimpinan PT CNOOC sudah ke lapangan. Dari pukul 08.00 - 11.00 WIB, asap hitam sudah tidak ada lagi. Berarti sudah tidak ada api lagi. Tapi belum bisa didatangi," ujar Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP Migas Gde Pradnyana saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/9/2011).
Menurut Gde, ada prosedur keselamatan yang harus dijalani setelah kebakaran terjadi. Namun meski tidak bisa dikunjungi dahulu, kapal tersebut masih terus dimonitor kondisinya seperti apa.
"Kebakarannya kan tidak semua. Hanya sebagian. Di ruang mesin saja. Besok tim mungkin akan masuk ke ruang engine," katanya.
Gde menjelaskan dari keterangan kru yang masih dirawat di rumah sakit, mereka memang sedang mengerjakan pengelasan pipa. Saat mengelas, ada percikan api dan akhirnya menimbulkan kebakaran di ruang mesin tersebut.
"Mereka cerita sedang melakukan pengelasan. Ada pipa untuk pemanas. Tiba-tiba sudah ada api. Mereka kemudian berlari ke luar," jelasnya.
"Tadi kami BP Migas dan pimpinan PT CNOOC sudah ke lapangan. Dari pukul 08.00 - 11.00 WIB, asap hitam sudah tidak ada lagi. Berarti sudah tidak ada api lagi. Tapi belum bisa didatangi," ujar Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP Migas Gde Pradnyana saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/9/2011).
Menurut Gde, ada prosedur keselamatan yang harus dijalani setelah kebakaran terjadi. Namun meski tidak bisa dikunjungi dahulu, kapal tersebut masih terus dimonitor kondisinya seperti apa.
"Kebakarannya kan tidak semua. Hanya sebagian. Di ruang mesin saja. Besok tim mungkin akan masuk ke ruang engine," katanya.
Gde menjelaskan dari keterangan kru yang masih dirawat di rumah sakit, mereka memang sedang mengerjakan pengelasan pipa. Saat mengelas, ada percikan api dan akhirnya menimbulkan kebakaran di ruang mesin tersebut.
"Mereka cerita sedang melakukan pengelasan. Ada pipa untuk pemanas. Tiba-tiba sudah ada api. Mereka kemudian berlari ke luar," jelasnya.